Ajari Anak Mengatur Keuangan Sejak Dini

Sosok ibu memang menjadi salah satu anutan setiap anak, termasuk bagaimana mengatur keuangan. Seto Mulyadi alias Kak Seto, pemerhati anak, mengungkapkan keberhasilan kecerdasan finansial dan pengambilan keputusan bergantung pada cara orang tua mengajarkan pengaturan keuangan tersebut sejak dini.


"Saat ini banyak yang melupakan kecerdasan pengelolaan keuangan ini dalam sistem pendidikan kita. Anak harus dikenalkan secara bertahap, mengenal apa itu uang, sejarah uang, jenis uang. Jika kurang dikenal sejak dini, akan menjebaknya disaat dewasa. Ibu menjadi salah satu peran penting untuk tugas tersebut," ungkap Kak Seto saat meluncurkan buku terbarunya yang berjudul Financial Parenting di Jakarta, pekan lalu.

Terkadang, seorang ibu juga terjebak pada perasaan bersalah karena selalu sibuk bekerja dan sering meninggalkan anak - anak mereka. Akibatnya, mereka biasa membalas rasa bersalah itu dengan memberikan beragam barang. "Perasaan bersalah tidak selamanya harus dibalas dengan memberikan mainan atau barang untuk anak. Anda bisa membalas dengan mendongeng ke anak, memberikan pelukan, belaian atau tidak mudah marah ke anak," katanya.

Lutfi Trizki, perencana keuangan, mengungkapkan pemahaman tentang uang sejak dini bisa dimulai dengan mengajak anak - anak ke bank, ATM, atau supermarket dan memberi penjelasan tentang kegiatan apa yang harus dilakukan disana. Tak ada usia efektif untuk mengenalkan hal tersebut kepada anak. Saat anak sudah mulai mengenal uang, saat itu pula ia sudah harus diperkenalkan dan diberi pemahaman secara bertahap.

"Kecerdasan finansial dimulai dari kebiasaan - kebiasaan baik. Kenalkan apa nilai uang, kenalkan pula apa itu uang saku, beri tanggung jawab pula dengan memberi uang secara bertahap mulai dari harian, mingguan, hingga bulanan," Jelas Lutfi. Anak bisa diajari menabung di celengan. Salah satu triknya, beri gambar pada celengan tersebut sebagai pemicu semangat anak. Misalnya celengan diberi gambar mainan kesukaan yang ingin ia beli.

Agar anak tidak konsumtif:

1. Saat anak sudah mulai mengenal uang, misalnya mulai diberi oleh kakek - nenek, ajari dia mengenal apa itu uang, sejarah, nilainya, jenis uang dan lainnya.

2. Ajari anak tentang uang saku dan buat aturan seputar itu. Biasakan dia untuk menyisihkan uang sakunya sejak awal dari menabung hingga beramal.

3. Ajari anak menabung, mulai dari membuat celengan lucu. Jangan lupa beri foto barang yang ingin dibelinya sebagai pemicu semangat.

4. Terangkan tujuan menabung agar anak termotivasi.

5. Secara pelan dan bertahap, terangkan kepada anak mengenai kondisi keuangan keluarga.

6. Terkadang anak - anak sering tergoda oleh iklan yang semakin gencar. Ajari anak untuk disiplin dalam membeli barang yang perlu saja agar tidak menjadi konsumtif.

7. Para ibu sebaiknya membuka wawasan mengenai cara mengajar anak untuk cermat mengelola keuangan lewat buku atau bertanya kepada pakarnya, termasuk bagaimana mengelola dana pendidikan anak.

Artikel Menarik Lainnya



0 Komentar:

Poskan Komentar

 
Lentera Merah - Tentang sesuatu dan peristiwa di sekitar kita Website connection - All right reserved powered by Blogger