1. Ketika masih remaja
Seorang laki - laki yang masih remaja rela menyisihkan sebagian uang jajan yang diberikan orang tuanya agar dapat mengajak kamu jalan dan makan bareng. Bahkan dia rela sama sekali tidak jajan di kantin waktu istirahat dan menolak ajakan teman - teman laki - lakinya untuk keluar bareng dengan harapan dia dapat mengumpulkan uang buat biaya jalan - jalan sama kamu.
2. Ketika sesudah bertunangan
Seorang laki - laki yang telah bertunangan, mereka setiap hari akan mati - matian memikirkan apa yang harus dilakukan untuk dapat segera menikahi calon istrinya. Ada juga dari mereka yang rela mengurangi jatah makannya, mungkin yang seharusnya tiga kali sehari menjadi dua kali atau hanya sekali sehari hanya untuk mengumpulkan uang agar segera dapat menikahi kamu. Mereka melakukan itu dengan sangat ikhlas.
3. Ketika berumah tangga
Seorang laki - laki atau suami akan berusaha terus mencari nafkah untuk anak dan istrinya tercinta selama paru - paru yang dimilikinya masih dapat digunakan untuk bernafas. Seburuk - buruknya pekerjaan, terkadang khilaf mereka lakukan agar anak dan istrinya dapat menikmati sesuap nasi, bahkan jika terpaksa, menjadi seorang maling pun nekat mereka lakukan. Dan yakinlah seburuk - buruknya pekerjaan yang dilakukan suami, ia tak ingin anak dan istrinya mengetahui.
Dari fenomena yang terjadi saat ini, para wanita berulang kali menyerukan tentang persamaan gender dan hak - hak sebagai seorang wanita. Tidak puaskah dengan pengorbanan yang dilakukan para laki - laki atau bisakah para wanita berbuat seperti apa yang para laki - laki lakukan selama ini?

17 Komentar:
good..
Iya, bener banget, hargailah para lelaki karena mereka berjuang mati - matian untuk keluarganya.
oke
Waowwwww
mantap banget artikelnya, salut pandangan tersebut memang pantas disampaikan secara tegas kepada sang istri tercinta
wah laki2 memang hebat
Itulah tanda laki - laki yang baik, terkadang mereka memiliki hati seperti malaikat.
mantaab, namun seharusnya judul "pengorbanan" di ganti dengan "perjuangan" biar kliatan maskulin. . ;)
setuju banget
Jadi terharu... jadi ingat ma suami yg lagi kerja....
Pria sejati bukan pria yang sok gentleman, tapi dialah pria yang mampu berkorban dengan apa yang dimilikinya untuk orang2 tersayangnya..
mantab...lanjutkan...
betul jugak....terharu
mantap
Jadih Sedih Bacanya Gan.... Hiks... Mau Nangis Ane.... Terbayang Saat ane masih seperti itu...
Makanya Buat Kalian Hai Wanita... Hargai donk kami para Pria... bercampur keringat kami nyari duit buat biaya rumah tangga.... tapi bagi laki-laki juga jgn egois, mentang2 jadi kepala rumah tangga jangan terlalu menjunjung tinggi Status Kepala-nya
Mencari nafkah hidup,dengan mengorban kan tetesan air keringat....
Poskan Komentar