Hamil Setelah Diperkosa Oknum Polisi

Pada tahun 2003 silam, Nurhayati (29) mencari sebuah pekerjaan guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun justru nasib nahaslah yang menimpanya. Bermula saat Nurhayati (29) meminta bantuan untuk dicarikan pekerjaan kepada seorang anggota polisi bernama Bambang.


Bambang menjanjikan sebuah pekerjaan yang layak kepada Nurhayati, yaitu di sebuah kedai kopi. Akhirnya keduanya sepakat bertemu di JL. Sidomulyo. Ditempat itu bambang bersama tiga orang sahabatnya telah menunggu Nurhayati (29).

Setelah bertemu, Nurhayati (29) justru dibekap mereka lalu dibawa ke sebuah kamar. Mereka menyuruh Nurhayati untuk membuka pakaiannya, tapi dia enggan melakukannya hingga kemudian Bambang menodongkan pistol ke Nurhayati (29) dan menunjukkan 2 buah peluru yang membuktikan bahwa itu adalah senjata api asli. Nurhayati (29) pun terpaksa pasrah.

Nurhayati (29) bercerita, bahwa di malam itu dia diperkosa oleh empat orang tadi berulang - ulang kali. Nurhayati mengaku telah mengadukan kejadian ini ke Polsek Tampan, Polresta Pekanbaru dan Polda Riau namun belum mendapatkan titik terang tentang tindak kejahatan yang telah mereka lakukan kepadanya. "Apa karena saya tidak punya uang sehingga polisi tidak mau mengurus kasus saya", ucapnya seraya memperlihatkan bukti laporan kepolisian.

Setelah pemerkosaan itu, Nurhayati (29) terpaksa harus menanggung malu karena dia akhirnya hamil dan kini usia anaknya telah menginjak 7 tahun. [sumber]

Artikel Menarik Lainnya



0 Komentar:

Poskan Komentar

 
Lentera Merah - Tentang sesuatu dan peristiwa di sekitar kita Website connection - All right reserved powered by Blogger