Guru Berbuat Mesum Dengan 5 Siswinya

Guru sekolah dasar ini semestinya mengajarkan perbuatan mulia, namun sebaliknya dia doyan berbuat cabul. Bahkan, pemaksaan seks terhadap lima siswinya di dalam kelas selama lima tahun itu direkam.

http://1.bp.blogspot.com/_h8_rJln4lZQ/TAy0xTsZHgI/AAAAAAAAAEg/wN0l_uqFS_Y/s1600/pensilxv1.jpg

Kini, Nigel Leat, seorang guru di sekolah Hillside First School di Weston-super-Mare, Somerset, harus mempertanggungjawabkan di depan pihak berwajib.

Pria berusia 51 tahun asal Brisbol, dituduh melakukan 36 kali penyerangan seks terhadap lima lawan jenisnya termasuk memerkosa seorang bocah dan pemaksaan adegan seks pada anak-anak.

Pekan lalu, pengadilan di Bristol membuka persidangan kasus ini. Dalam ruang sidang terungkap bagaimana Leat menyiksa para siswinya satu persatu di dalam kelas, selanjutnya dilakukan perbuatan mesum dan direkam.

Para korban pencabulan umumnya siswi ingusan berusia enam tahun. Ketika memfilmkan adegan mesumnya terhadap bocah-bocah mungil itu, dia menempatkan kamera di kelas.

Salah satu tujuan Leat merekam adegan tersebut antara lain agar Leat bisa mendengarkan kembali ucapannya kepada para gadis-gadis itu, misalnya dengan kata-kata "kekasih" dan "sayang" serta menanyakan kepada para korban, bagaimana nikmatnya bercinta dengannya.

Hampir seluruh adegan yang divideokan itu berlangsung di dalam ruang staf dan ruang utama. Dalam film dengan berdurasi 10 menit itu, Leat bisa menyaksikan kembali sentuhannya, termasuk ketika para korban mengenakan kembali pakaiannya. Dia juga menulis surat untuk para korban berisi pertanyaan kegiatan seksnya dengan anak-anak itu.

Setelah polisi menahan pria bejat itu pada 13 Desember tahun lalu, mereka menemukan sekitar 30.500 foto cabul dan 720 film seronok di dalam ruangannya.

Atas perbuatan tak senonohnya, hakim Neil Ford QC mengancam memenjarakannya selama delapan setengah tahun. Dia katakan kepada Leat, "Perbuatan membohongi anak-anak adalah bodoh, licik, dan berbahaya." [source]

Artikel Menarik Lainnya



0 Komentar:

Poskan Komentar

 
Lentera Merah - Tentang sesuatu dan peristiwa di sekitar kita Website connection - All right reserved powered by Blogger