Tsunami Jayapura Renggut 1 Korban

Tsunami yang menghantam wilayah perairan utara Papua, khususnya di Kota Jayapura, menewaskan seorang warga Holtekamp bernama Darwanto Odang, 35, di Distrik Muara Tami.


Korban yang sehari-harinya bekerja sebagai pengusaha tambak dilaporkan terseret tsunami saat sedang mengevakuasi keluarganya, Jumat (11/3).

"Anto (panggilan Darwanto) terjatuh dari motornya saat mengevakuasi keluarganya. Dan langsung terseret gelombang yang memang sedang naik," kata tetangga korban, Ferry Mansi, di Holtekamp, Sabtu (12/3).

Menurut Fery, saat kejadian mereka sedang bersama-sama mengevakuasi keluarga ke tempat aman. Lalu korban dengan menggunakan sepeda motor terus memantau pergerakan tsunami.

Ferry mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 23.00 WIT. Padahal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah mencabut peringatan bahaya tsunami pada pikul 21.30.

"Peristiwa terjadi sekitar pukul 23.00 sampai 24.00, padahal kami sudah mendapat informasi bahwa peringatan tsunami itu sudah dicabut oleh BMKG," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Nasional Penanggulangan Bencana Kota Jayapura Yohanis Wemben yang ditemui ketika sedang meninjau lokasi bencana mengatakan, korban baru ditemukan sekitar pukul 14.30 WIT.

"Korban ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi awal ia terseret ombak, terhimpit sampah-sampah dan kayu yang ikut terseret tsunami," jelasnya. [mediaindonesia.com]

Artikel Menarik Lainnya



0 Komentar:

Poskan Komentar

 
Lentera Merah - Tentang sesuatu dan peristiwa di sekitar kita Website connection - All right reserved powered by Blogger