Artis Seksi Yang Menjadi Lambang Seks Akhirnya Menutup Mata

Ia pernah jadi lambang seks yang kontroversial di hollywood; Filmnya "Gentlemen Prefer Blondes", sebagai lawan main Marilyn Monroe untuk 20th Century Fox pada 1953, mendapat sambutan hangat.


Pada Senin (28/2), aktris kawakan Jane Russell meninggal, dalam usia 89 tahun, kata keluarganya.

Jane, yang terkenal sebagai bintang montok di film pada 1940-an dan 1950-an, meninggal akibat gangguan pernapasan di rumahnya di Santa Maria, California tengah, kata Ettar Waterfield --menantu perempuannya, demikian laporan kantor berita Inggris, Reuters.

Jane Russell, yang dilahirkan dengan nama Ernestine Jane Geraldine Russell dan pernah menjadi "perempuan bertubuh gempal" di iklan BH televisi, sangat terkenal di bidang komedi.

Ia adalah anak tertua dan satu-satunya anak perempuan dari lima anak Roy William Russell dan Geraldine Jacobi.

Kedua orang tuanya dilahirkan di North Dakot. Tiga dari kakek-neneknya, menurut Wikipedia, dilahirkan di Kanada, sementara kakeknya dari pihak ayah dilahirkan di Jerman.

Orang tuanya menikah pada 1917. Ayahnya adalah Letnan I di Angkatan Darat AS dan ibunya mantan aktris. Orang tuanya melalui beberapa tahun awal perkawinan mereka di Edmonton, Alberta, Kanda. Untuk melahirkan Jane, ibunya untuk sementara pindah kembali ke AS agar Jane dilahirkan sebagai warga negara AS.

Belakangan keluarganya pindah ke San Fernando Valley di Southern California. Mereka tinggal di Burbank pada 1930 dan ayahnya bekerja sebagai manager satu kantor di pabrik sabun.

Ibunya mengatur agar Jane bisa belajar piano. Selain musik, ia tertarik pada drama dan ikut dalam produksi panggung di Van Nuys High School.

Ia mula-mula ingin jadi perancang, sampai ayahnya meninggal dalam usia 46 tahun, ketika Jane memutuskan untuk bekerja sebagai resepsionis setelah lulus. Jane juga tampil sebagai model dan, atas desakan ibunya, belajar drama dan seni peran dari Max Reinhardt di Theatrical Workshop dan dari aktris terkenal Rusia Maria Ouspenskaya.

Pada 1940 , Industriwan-produser multijutawan Howard Hughes menemukan Jane. Jane pun menandatangani kontrak tujuh tahun dengan juragan film tersebut dan membuat film pertamanya "The Outlaw" (1943). Film itu berkisah tentang Billy the Kid dan banyak menampilkan tubuh Jane yang menggiurkan, yang dilaporkan memiliki ukuran 38-D.

Meskipun film tersebut selesai dibuat pada 1941, peluncurannya tertunda sampai dua tahun.

Di dalam berbagai gambar, Jane yang panas berpose di ranjang jerami, kelihatan gelisah sementara blusnya melorot dari pundaknya. Badan sensor menahan "The Outlaw" selama hampir tiga tahun sebelum akhirnya mengizinkan peluncuran terbatas pada 1943.

"Selain komedi, aku tak tahu harus ke mana dalam departemen peran," tulis Jane di otobiografinya. "Yang benar ialah, lebih sering, aku tak senang dengan gambar mengenai diriku."

Bahan promosi tersebut sangat berani sehingga dalam satu jajak pendapat Jane mendapat suara buat "aktris favorit" bahkan sebelum pemberi suara melihat ia berperan. Tinjauan mengenai "The Outlaw" dan banyak filmnya tak terlalu bagus; Seorang pengeritik bahkan menyebut dia "ratu gambar tak bergerak".

Pada 1978, ia menjadi berita utama karena dijebloskan ke dalam penjara selama empat hari gara-gara mengemudi dalam keadaan mabuk. Belakangan ia berhasil mengalahkan kecanduan tehadap alkohol.

Dalam usia 60 tahun, Jane Russell kembali menarik perhatian jutaan orang --saat itu di layar televisi yang mengiklankan merek BH buat perempuan "bertubuh padat".

Jane pernah tampil di sejumlah film, yang meliputi "Calamity Jane", menjadi lawan main Bob Hope di "The Paleface" (1948), "Son of Paleface" (1952) juga sebagai lawan main Bob Hope. Ia juga pernah berpasangan dengan Marilyn Monroe di "Gentlemen Prefer Blondes" (1953). Jane pernah tiga kali menikah. [antaranews.com]

Artikel Menarik Lainnya



0 Komentar:

Poskan Komentar

 
Lentera Merah - Tentang sesuatu dan peristiwa di sekitar kita Website connection - All right reserved powered by Blogger