Sejarah Awal Mula GSM Di Indonesia


Jasa komunikasi tanpa kabel menyeruak ke negeri ini pada akhir 1993. Kala itu PT. Telkom memulai proyek percontohan seluler digital Global System for Mobile (GSM) di Pulau Batam dan Pulau Bintan. Lantas pada tahun 1994, PT. Satelit Palapa Indonesia (Satelindo) beroperasi sebagai operator GSM pertama Indonesia yang mengawali kegiatan bisnisnya di Jakarta dan sekitarnya.
Di 1995, Telkomsel menyusul kedalam industri ini menjadi operator GSM nasional bersama Satelindo. Berturut - turut pada akhir 1996, PT. Exelcomindo Pratama (Excelcom) pun beroperasi menjadi operator GSM nasional ketiga di Indonesia.
Pada tahun 1997, Telkomsel memperkenalkan kartu prabayar GSM pertama di Indonesia yang dinamai Simpati sebagai alternatif kartu pasca bayar Kartu HALO. Menyusul Excelcom meluncurkan kartu prabayar Pro-XL serta Satelindo dengan kartu prabayar Mentari.
Akhirnya kartu prabayar pun mengalami booming, karena lebih praktis ketimbang pasca bayar. Munculnya operator baru serta kompetisi yang semakin memanas mendorong munculnya perang tarif yang di satu sisi cukup menguntungkan masyarakat.
Meski dalam tanda kutip, masyarakat kini bisa menikmati tarif murah "Katanya?" Setidaknya saat ini lebih terjangkau.

Artikel Menarik Lainnya



3 Komentar:

choirul mengatakan...

ya Alhamdulillah sekarang saya juga memakai salah satu kartu GSM, sms cukup dua kali sudah dapat bonus ratusan SMS.. beda dengan masa SMA dulu yang satu SMS nya dikenakan biaya RP.350,00

salam hangat dari choirul huda

Batara Emas mengatakan...

Saya baru ini pakai GSM biasa, pake Kaleng, hehehehe Maaf ^_^

Kumpulan Hot Threads Kaskus mengatakan...

kalo sejarahnya CDMA bgmn?

Poskan Komentar

 
Lentera Merah - Tentang sesuatu dan peristiwa di sekitar kita Website connection - All right reserved powered by Blogger